Skip to content

Dukung Pornografi!

March 2, 2006

Mengapa di Indonesia pornografi tidak dilegalkan saja? Banyaknya penjual VCD/DVD porno itu bukan tanpa alasan. Sesuai dengan hukum ekonomi; ada demand (kebutuhan), ada supply (pasokan). Supply VCD porno ada banyak, menandakan demand yang juga besar.

Dengan melegalkan pornografi ada banyak keuntungan yang bisa didapat:

  • Distribusi bisa diatur dan diawasi pemerintah.
  • Penjualan bisa dibatasi untuk umur tertentu. (lewat KTP/SIM)
  • Pemerintah dapat pemasukan dari pajak.
  • Demand masyarakat dapat dipenuhi.
  • Yang memang tidak mau pornografi, ya jangan membeli.
  • Terbukanya lapangan pekerjaan baru.

Semua pihak (mungkin) senang. Ya memang masih ada urusan moral dan lain sebagainya. It’s not as simple as economics. Tapi janganlah dilarang 100%. Bagaimana dengan pasangan suami istri yang sedang bosan dan lagi pengen menambah wawasan?

Kira-kira gambarannya seperti ini deh:

  • Harga produk dibuat cukup mahal agar diposisikan sebagai barang mewah.
  • Harga dinaikkan lewat pajak; asal jangan dikorupsi yah ;)
  • Sampul produk ditutupi dari intipan.
  • Untuk beli harus menunjukkan KTP.
  • Kalau perlu lokasi penjualan dibatasi.
  • Membatasi content pornografi (softporn vs BDSM)
  • Got any ideas?

Masalah pornografi bukanlah buka-bukaan, ataupun mesum-mesuman, tetapi masalah kedewasaan Mental. Kalau kedewasaan mentalnya tinggi maka akan tercermin dari tindak tanduknya. Boleh saja dia baca playboy tapi dia tidak menyewa pelacur atau menggoda cewek-cewek yang lewat di jalan. Takut sex bebas? Tekankan sex education!

Kalau mengenai bagian pornoaksi, sudah banyak yang ngomong di Koran. Isi RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi [APP] itu merendahkan perempuan, membatasi hak asasi serta membatasi seni dan budaya. Hasilnya hanya akan menjadikan rakyat Indonesia katak dalam tempurung. Nggak terbuka! (pikirannya, bukan yang terbuka lainnya). RUU APP bukankah maksudnya melindungi perempuan agar bisa ‘aman dan bebas’. Tapi kok yang diatur bukannya yang gangguin perempuan, malah perempuannya.

Use Case deh: Desy sedang memakai baju sexy, berangkat menuju Mall untuk bertemu teman-temannya. Ia pergi ke Mall pakai kendaraan umum (lah iya dong, kalau naik mobil pribadi kan nambah2in macet, bensin mahal, belom lagi polusinya. Desy kan peduli lingkungan!). Di Bis dia digodain sama cowok: “Halo cantik, mau ke mana?” sampai Desy kesal.
Kalau Menurut anda, siapa yang salah? [Hint, kompas.com]

Kenapa sih di Indonesia banyak orang yang sukanya ngatur hidupnya orang lain kayak apa? Kalau majalah Playboy terbit di Indonesia, nggak ada yang maksa orang untuk beli atau baca. Kalau mau ya beli ya bayar kalau tidak ya jangan marah-marah dong. Cepat marah-marah cermin rendahnya kedewasaan mental.

RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi yang sekarang hanya akan menjadikan Indonesia seperti 1984! Sebagai tambahan bisa membaca: Sistem Negeri Kita Picu Pemerkosaan?Coba kita renungkan kenapa semakin bebas negara itu semakin rendah tingkat kekerasan terhadap wanita?

From → Indonesiana, Rant

6 Comments
  1. please note jangankan ce berbaju sexy, ce berbaju sopan juga sangat sering sekali kena pelecehan di jalanan/bus/whatever

  2. ibuhi permalink

    quote :Coba kita renungkan kenapa semakin bebas negara itu semakin rendah tingkat kekerasan terhadap wanita?

    Eh.. punya data komplitnya nggak, mungkin ada paper penelitiannya?
    Kalau tujuan dilegalkannya pornografi cuma karena alasan ekonomi, kurang kuat ah. Masih banyak sumber2 penghasilan lain yang lebih baik dan layak…

  3. Data: http://en.wikipedia.org/wiki/Pornography_magazine#Pornography_and_sex_crimes

    Tujuan dilegalkan bukan hanya ekonomi saja kok. Lagian yang dimaksud di sini bukannya untuk membebaskan pornografi tetapi mengatur. Sehingga yang tertarik bisa mencari (dipersulit saja, buat harga ratusan ribu per majalah mungkin+KTP) tetapi yang menolak tidak ter-expose.

  4. gw netral aja dehhh….. :D :D

  5. di negara bebas, mereka uda sangat menghormati hak2 setiap individu sehingga jangankan pelecehan sama perempuan, waduuh, perkosaan orgnya bisa dihukum sangat berat. di sini? apaan? paling korbannya tambah frustasi gara2 diperas ama polisi trus hukumnya disuap.

    di negara Islam itu sistemnya tertutup dan terpusat sehingga lbh mudah dimanfaatin org yg mencari kesempatan dlm kesempitan

  6. Wawan permalink

    UU Anti-Pornografi itu nggak jelas. UU dibuat untuk melindungi warga negara, tapi dalam kasus ini UU dibuat untuk menyerang wanita, yang dalam istilah Jawa-nya (maaf) t*mpik mlaku. Itu benar-benar sangat tidak masuk akal.

    Di sisi lain, pernahkah kita berpikir apa yang terjadi andaikan bule-bule dilarang memakai bikini di Pantai Kuta? Pariwisata kita akan bubar. Negara udah kere jadi tambah kere.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: