Skip to content

Dona Eis Requiem Sempiternam[1]

September 24, 2006

Dengan dalih supremasi hukum (oh!), akhirnya Fabianus Tibo, Dominggus Da Silva dan Maurinus Riwu dieksekusi mati. Mengecewakan karena mengingat banyaknya kontroversi atas hal ini. Bukan hanya itu, ditolaknya permintaan terakhir mereka benar-benar tindakan memalukan! Rendah dan tidak beradab (boleh saya katakan: biadab). Apakah kematian saja tidak cukup? Ini pelanggaran hak asasi.

Lux æterna luceat eis, Domine, cum sanctis tuis in æternum, quiapius es. Requiem æternam dona eis, Domine; et lux perpetua luceat eis.[2]

[1] Berilah mereka damai abadi
[2] Cahaya abadi terangi mereka, Tuhan, bersama para kudus selamanya, karena Engkau maha kasih. Oh Tuhan, berilah istirahat damai dan terangi mereka dengan cahaya abadi.

technorati tags: , , , , , , ,

From → Indonesiana

4 Comments
  1. Yup, tadi di misa juga ada komentar tentang ini, ternyata permintaan sakramen terakhir mereka ditolak.

    Well, emang gampang kok ditebak akhirnya. Yang aneh kenapa ada beberapa yang sudah terbukti tapi masih belum mampus juga ya?

  2. daus permalink

    aneh!
    apa perbuatan yg dilakukan tibo cs membantai kaum muslim di pesantren walisongo sampai menyebabkan sungai poso berubah warna menjadi merah darah bukan suatu genocide yang jelas melanggar HAM

    kalian kaum kristen menerapkan standar ganda terhadap HAM jika kaum kalian yg menjadi tersangka yg sudah jelas salah akan kalian bela sampai mati.

    apa kalian bukan mahluk yg sama yg namanya manusia. mana hati nurani manusia kalian

    Tibo Cs hanya menjadi pion bagi para pemimpin dan pendeta2 kalian yg hanya menjadi coward dalam mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    Pemerintah SBY melindungi pemimpin dan pendeta kalian yg menjadi otak kerusuhan poso dan mengorbankan Tibo Cs untuk dieksekusi mati

    Pemimpin macam apa yg mengorbankan anak buahnya agar dia sendiri selamat.

    Kami tidak takut menghadapi serangan2 kalian berikutnya kami sudah belajar dari ambon dan poso.

    Kita tunggu saja medan perang mana lagi yang kalian inginkan kami siap mati syahid allahu akbar

    salam

  3. Squealer! I know its you!

  4. Yanti permalink

    gue sempet menitikkan air mata pas denger kabar itu.. apapun keadilan yang seharusnya ditegakkan, toh mereka sudah bersama Bapa di Sana.. tinggal gimana kita sekarang bersikap dalam hidup di dunia.. well3, rasa2nya emang keadilan paling sulit dicari ya.. sedih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: