Skip to content

Mohon Perhatian Para Pengendara Sepeda Motor…

March 1, 2007

Zebra Cross

Mohon perhatian para pengguna jalan raya. Perlu kami beritahukan sesuai dengan undang-undang nomor sekian / sekian sekian tentang lalu-lintas di Indonesia. Bahwa setiap pemakai jalan raya yang hendak melintasi zebra cross wajib mendahulukan pejalan kaki. Zebra Cross bukanlah alat pengamanan utama dan bukan merupakan hiasan semata, tetapi hanyalah alat bantu untuk mengamankan perjalanan pejalan kaki.

Untuk itu, berhati-hatilah setiap akan melewati jalan dengan zebra cross. dilokasi lain, masih banyak tempat penyeberangan jalan yang tidak berlampu dantidak bertangga. oleh sebab itu, patuhilah rambu-rambu lalu lintas yang ada. Dengan mematuhi peraturan lalu lintas, berarti anda telah berusaha menyelamatkan diri sendiri, keluarga, dan rekan-rekan anda dari bahaya kecelakaan.

Hingga saat ini, telah banyak korban meninggal dunia sia-sia, karena kelalaian dan ketidak disiplinan ketika menerobos zebra corss. Terima kasih atas kedisiplinan anda dalam berlalu lintas, semoga selamat sampai tujuan.

Sepeda Motor

Mohon perhatian para pengendara sepeda motor. Perlu kami beritahukan sesuai dengan undang-undang nomor sekian / sekian sekian tentang lalu-lintas di Indonesia. Bahwa setiap pemakai jalan raya yang hendak melintasi pemukiman wajib menjaga volume suara anda. Knalpot kendaraan bukanlah alat musik dan bukan merupakan pengeras suara, tetapi hanyalah alat bantu untuk mengeluarkan asap buang kendaraan anda.

Untuk itu, berhati-hatilah setiap akan memodifikasi suara knalpot anda. Di lokasi lain masih banyak orang yang tidak tuli dan butuh ketenangan. Oleh sebab itu patuhilah rambu-rambu lalu lintas yang ada. Dengan mematuhi peraturan lalu lintas berarti anda telah berusaha menjaga keselamatan diri, keluarga dan rekan-rekan anda dari bahaya kerusakan telinga.

Hingga saat ini telah banyak emosi meninggi dengan sia-sia karena egoisme dan ketidak-disiplinan anda dalam memasang knalpot, semoga selamat sampai tujuan.

24 Comments
  1. baik, saya sebagai pengendara motor akan berusaha untuk selalu mengingat dan mengamalkan himbauan anda :)

  2. Bagaimana dengan yang menyeberang pada saat lampu hijau? Kan melanggar peraturan juga..

    Btw, aku gak yakin peraturannya, tapi biasanya mengenai tata cara berlalulintas biasanya PP No. 43 tahun 1993

  3. kebanyakan yang nyebrang malah suka membahayakan keselamatan pengendara sepeda motor loh

    semisal, dia ngeliat itu motor kencang, tapi tetep nerobos sambil gaya gayaan

  4. Ren,

    Kayaknya banyak juga temen-temen yang heran kalo ngedenger pemberitahuan ini, lha wong di lintasan kereta aza nggak semua pakai pemberitahuan model gini.

    Temen saya sempet heran waktu denger kayak gini, “Lho, kok lintasannya punya pengumuman…” :-P. Dasar Norse, memangnya dia tinggal di hutan kali ya ?

    BTW, kalau sebelumnya ada curhat pengendara sepeda motor terhadap mobil, sekarang curhat pejalan kaki, :-).

    # 3
    Rendy ketemu Rendy

  5. tambahan:
    – kalau ada angkot/bus menepi dan ada penumpang yang hendak turun, ya mbok dikasih kesempatan menjejakkan kaki, jangan malah diklaksonin dan diplototin
    – trotoar bukan jalur motor :p

    yang jelas kalau mau nyebrang dan arus lalu lintas didominasi motor, mending sabar dulu daripada stress di tengah2 karena ga ada yang ngasih jalan :))

  6. saya pernah menjalankan semua posisi : pejalan kaki, pengendara motor dan pengendara mobil. kalo pas jadi pejalan kaki, saya bisa misuh sama motor dan mobil. kalo pas naek motor, bisa misuh pada pejalan kaki dan mobil begitu seterusnya.Intinya, kita ini memang biasa tidak berdisiplin dan mau enaknya sendiri.

  7. Ada satu konsep yang berbeda antara motor dan mobil, yaitu lajur virtual (jika tidak ada marka pemisah lajur). Mobil umumnya patuh pada lajur virtual (misal selebar 3m) sehingga dimengerti pejalan kaki. Pejalan kaki menyebrangi lajur virtual satu persatu pada kondisi aman, atau setidaknya mulai melangkah sebagai pemberitahuan kepada supir mobil untuk mulai mengerem (bukan untuk berhenti total).

    Kondisi di atas bakal berbeda jika yang lewat adalah motor. Lajur virtual motor adalah selebar jalan itu sendiri (tidak stay di lajur virtual yang paling butuh satu meter lebarnya), umumnya tidak mau konsisten di satu lajur virtual. Jika pejalan kaki menyeberang, motor bukannya mengerem untuk memberi kesempatan lewat pejalan kaki yang sudah di tengah jalan, tapi tetap ngebut sambil berpindah lajur virtualnya.

  8. madthon82 permalink

    Solusinya adalah upgrade dari jalan kaki ke sepeda motor dan downgrade dari mobil ke sepeda motor.

    *O’ oooo*

  9. Sayangnya sang Zebra cross hanya serangkaian garis putih tipis saja. Mungkin kalau zebranya hidup akan lain….. :) Namun kadang juga ada pejalan kaki yang menyebrang bukan pada zebra cross atau jembatan penyebrangan?

  10. KNALPOT!!! Hehehe, harusnya bikin RUU Anti Kenalpot Kampungan, teknologi udah bisa bikin silencer bagus2, malah di bikin bising. Emange semua orang itu budek seperti mereka?!?!?

    Sama juga sih dengan megaphone di rumah2 ibadah… hehehe… pada seenaknya berisik, seakan semua orang sebudek mereka.

    *padahal mantan pemakai 2tak berknalpot ‘briziq’ :P*

  11. @rendy:
    Kalau di Zebra Cross kan lain…

    @vavai:
    Ternyata peringatan di pinggir lajur kereta itu banyak yang tidak tahu yah.

    @jay:
    +1 insightful. Memang itulah yang sering saya rasakan. Bukannya memperlambat, tetapi malah pindah lajur dan malah membuat penyeberang makin bingung. Dari sisi penyeberang berkesan kalau motor itu maunya menang sendiri dan tidak pedulian.

    @Thamrin:
    Kalau bukan di zebra cross ya jangan menyalahkan kendaraan. Tetapi kalau sudah di zebra cross kendaraannya tetap melaju kencang?

    @wadehel:
    Setuju!

  12. Kalau saya sih pengendara sepeda motor yang norak dengan knalpot bising mendoakannya “Semoga tidak selamat sampai tujuan”. Selfish on his side, selfish on my side. Adil kan?

  13. @Oskar: You read my mind!

  14. Irwan Pahlipi permalink

    Kesimpulan saya :
    -. Bangsa kita memang norak, geblek, t-o-l-o-l, preman, hati kayak setan, intelegensi kayak hewan. Komplit.
    -. Motor dari pabrik sudah bagus, eh knalpot dijebol. Malah sekarang karena permintaan pasar yang semakin besar, knalpot setan itu sudah diproduksi secara massal, lalu sipembuat dijuluki PENGRAJIN KNALPOT! Jadi memang hati bangsa ini yang jahat, meski tahu bunyi knalpotnya ganggu orang lain tapi tetep aja ngeyel merasa sah2 saja membuat pemukiman hingar bingar, segala macam alasan dibuat2 untuk membenarkan prilaku primitipnya.
    -. Motor kalo lihat mobil berhenti karena kasih orang lain nyebrang, bukan ikut ngerem, malah banting stir ke kanan/kiri dengan kecepatan tetap tinggi mau tabrak yang nyebrang. Kalo kita nyebrang jalan, meski sudah mau nyampe seberang belum tentu aman karena bisa saja tiba-tiba motor nongol dari sisi kiri mobil dengan kecepatan tinggi.
    -. Motor juga yang paling banyak melanggar di simpang, gak mau gantian/antri. Saking noraknya, banyak yang gak punya pelat nomor.
    -. Pejalan nyebrang seenaknya, kadang nyantai banget. Mobil juga banyak yang norak, api yang dominan paling norak ya motor, sama noraknya dengan angkot yang seenaknya berhenti di tengah jalan atau truk yang selalu jalan di lajur kanan. Kalo alasan kebut naik motor karena pegel/linu ya gak usah naik motor.
    -. Polisi juga norak, ngelihat yang melanggar didepan hidungnya didiemin aja, makin jadi deh. Bangsa kita doyan ngebut, maklum gak tahu kalo itu bahaya untuk dia sendiri, juga untuk orang lain. Kemampuan otak mrk tidak mampu berpikir sampe kesitu, miriplah dengan monyet sirkus, mampu diajari naik motor tapi tidak mampu mempelajari norma peradaban.

  15. Sunarya permalink

    Saya setuju dengan Mas Irwan, tapi itu baru sedikit dari seabreg-abreg kebandelan pengendara motor. Memang gak semua, tapi amat dominan. Kenapa motor dianggap paling bandel :
    1. Motor juga suka jalan di trotoar, jalan melawan arus, motong jalan orang lain seenaknya dari kiri/kanan
    2. Banyak yang samasekali gak ngerti fungsi perlengkapan kayak sen, spion. Kalo kita kasih sen ke kiri, eh dia nyerobot dari kiri, kalo sen e kanan dia nyerobot ke kanan. Mungkin mereka bingung kenapa ada lampu kedip2. Spion juga dipake untuk ngaca di rumah jadi dicopot aja.
    3. Mereka naek motor kayak orang linglung, kesetanan, kesurupan, ngebut forever.
    4. Kebanyak yang naek motor orang kampung (bukan orang desa lho), gak berpendidikan, baru tersentuh teknologi, pikiran pendek, orang2 frustrasi, motornya nyicil apalagi sekarang murah amat bahkan tanpa DP, jadilah jumlah mereka makin banyak.
    5. Benar banyak yang ga punya pelat nopol, gak punya kelengkapan, gak punya SIM.
    6. Kebanyakan bangsa kita menjadikan preman sebagai profesi idola dan banyak yang terobsesi jadi preman. Kenapa? Menurut mereka jadi preman menguntungkan, cukup berwajah seram, galak, nekat, dengan harapan orang takut dan menyerahkan uang untuk mereka. Jadi tanpa kerja dapat uang, cukup menakut-nakuti aja. Nah, lambang kepremanan itu diwakili oleh prilaku ugal2an, berandal, saah satunya dicirikan oleh bunyi knalpot yang keras menggelegar. Karena itu sewaktu knlapot petir ini dirilis waktu banjir besar awal 2002, segera ludes sold out. Karena waktu itu jumlahnya masih sedikit dan masih mahal, ada yang rela membobol knalpot aslinya untuk sekedar membuat motornya bersuara berisik. Sayangnya masyarakat dan aparat waktu itu gak tanggap, dibiarkan saja. Saya coba tulis artikel tentang ini di beberapa media gak pernah ada yang mau memuat, pun majalah berlabel agama seperti Sabili. Mereka gak peduli dengan akhlak, yang mereka peduli ritual dan simbol2. Padahal knalpot iblis ini simbol setan yang harus mereka perangi. 5 tahun lalu saya sudah kuatir akan bergesernya nilai moral, saya sibuk tulis sana-sini supaya aparat dan masyarakt peduli, tapi gak ada yang tanggapi. Lima tahun cukup lama untuk membentuk sifat berandal jadi watak bangsa. Tapi yang terjadi akhirnya terjadi juga, setelah pada point of no return, baru tahun belakangan aja banyak di internet yang bicarakan prilaku pengendara motor. Sudah terlanjur. Karena pasar sudah makin banyak, tukang las banyak yang memproduksi knalpot iblis ini. Benar mereka dijuluki pengrajin knalpot, padahal yang mereka produksi komponen pengganggu orang. Di sini lagi2 aparat diam saja, bahkan banyak yang ikut menggunakan knalpot gledek ini. Karena pada dasarnya watak mereka sama, kepingin dan suka sok gagah2an. Preman juga, cuma berseragam. Hal yang sama kenapa prilaku angkot seragam semua. Karena dibiarkan. Angkot gak pernah merasa salah kalo berhenti di tengah jalan sehingga bikin macet. Kalo ditegur mereka lebih galak, mengumpat dan nyumpah2in orang lain, mereka samasekali gak merasa salah. Lagi2 aparat yang berkontribusi pada terbentuknya watak jahan ini. Alangkah sulitnya hidup di negeri ini, ekonomi sulit, kehidupan begitu keras, makin terseret pada barbarianisme, anarkisme. Gak ada tempat untuk peradaban di negeri ini. Mungkin saja ini ciri bangsa yang sudah hampir punah. Negeri ini mungkin masih bernama Indonesia, tapi isinya bukan bangsa yang kita kenal selama ini, tapi diisi etnis bukan asli anak negeri yang memiliki tanah adat di negeri ini, tapi etnis asing yang akan lebih survive, lebih beradab, lebih terdidik, punya akal budi. Mungkin 20 tahun lagi masih ada beberapa bangsa kita yang bersisa yang masih bertahan, tapi amat minoritas, bahkan sebagian besar hanya sekelas budak2 bodoh dan amat miskin. Sebagian besar musnah karena kemiskinan, anarkisme, kebodohan, dan penyakit. Tampaknya ini sduah takdir karena tak ada usaha dari bangsa kita untuk keluar dari kebodohan yang mereka buat sendiri, mulai dari para pemimpin hingga rakyat jelata.

  16. umar permalink

    ya udah pusing-pusing buat aja peraturan berapa DB maksimal
    suara knalpot yang bisa dipakai tapi suruh aja polisi yang ukur,

  17. Sensa permalink

    smuanya bakal bisa diatasi dengan naik kendaraan PELAN-PELAN,
    tau aturan, tau kebiasaan di jalan..

  18. nana permalink

    baca postingan ini membuat saya “deja vu” pada suara yang ada kalo kereta mau lewat di stasiun tebet..mengingat tiap hari pasti naek kereta kalo mau ke kampus..
    tapi,,nampaknya suara itu jadi seperti “brainwash” ya,,soalnya sekarang udah hapal diluar kepala..
    hehehe

  19. vei permalink

    Assalamu’alaikum wr wb

    hem… saya sangat setuju dengan komentar sahabat semua karena banyak sekali pengendara motor yang melakukan hal demikian hanya saja perlu diingat tidak semua pengendara motor berbuat demikian ada sebagian kecil pengendara motor yang mampu bersopan santun dalam berlalu lintas sehingga sebenarnya bukanlah suatu kesalahan menggunakan sepeda motor asalkan pengendara motor tersebut memiliki akhlak yang baik dalam berlalulintas.
    Menurut saya sudah saatnya bangsa Qta mengerti bahwa kehidupan agama itu menyatu dengan kehidupan sehari-hari sehingga perilaku Qta sehari-hari akan lebih baik apabila didasari oleh agama.
    sejak dini anak-anak jangan hanya yang dijejali dengan les bhs Inggris, matematika, fisika, menyanyi, modelling, dan ilmu-ilmu lain yang bersifat duniawi akan tetapi yang pertama adalah tanamkan kehidupan beragama yang baik dan benar sehingga anak-anak sejak dini sudah mengenal agama dan setelah dewasa menjadi generasi muda yang berakhlak mulia tentunya sehingga bangsa Indonesia yang terkenal sopan dan beradab akan kembali hadir mengisi bumi indonesia tercinta ini.
    sudah saatnya orang tua merubah pemikiran primitifnya bahwa keberhasilan adalah didasarkan keberhasilan didunia, banyak harta, berjabatan tinggi, mapan melainkan kematangan dan kemapanan dalam hal agamalah yang didahulukan sehingga KKN tidak ada lagi yang ada hanya generasi yang berakhlak mulia.

    nuhun

    vei

    wassalamu’alaikum wr wb

  20. Pernah saya lihat kemacetan dimana motor-motor memenuhi lajur kanan, dan motor-motor lain juga ikut2an. Alhasil kendaraan dari arah berlawanan gak bisa lewat… Rasanya pengen saya gilas pake Tank!

  21. Roni permalink

    Ogut juga pernah lihat dan alami yang dialami mas UO. Herannya lagi kejadian berulang terus, gak pernah bikin masyarakat kita mikir atas suatu kejadian, kenapa macet. Dasar Primitif. Jangka pendek sekali pikiran mereka, yang penting hajatnya terlaksana meski bikin dunia runtuh gak peduli. Kayak hewan, berak yang berak aja, gak usah cari tempat, dimana kerasa hajatnya yang tumpahkan aja dimana aja mereka mau. Karena mau lewati simpang yang macet, seruduk aja ke kanan atau ke arah mana saja, gak peduli lagi giliran siapa, tancep aja. Mirip hewan.

  22. Roni permalink

    Ogut juga pernah lihat dan alami yang dialami mas UO. Herannya lagi kejadian berulang terus, gak pernah bikin masyarakat kita mikir atas suatu kejadian, kenapa macet. Dasar Primitif. Jangka pendek sekali pikiran mereka, yang penting hajatnya terlaksana meski bikin dunia runtuh gak peduli. Kayak hewan, berak yang berak aja, gak usah cari tempat, dimana kerasa hajatnya ya tumpahkan aja dimana aja mereka mau. Karena mau lewati simpang yang macet, seruduk aja ke kanan atau ke arah mana saja, gak peduli lagi giliran siapa, tancep aja. Mirip hewan.

  23. yayat permalink

    Betul gak semua pengendara motor begitu, gak semua pengendara mobil begitu, gak semuanya. Dunia gak hitam putih, dgital, kalo gak semua yang gak samasekali, itu digital mas. Dunia gak digital, tapi probabilitasnya seberapa besar, statistiknya yang rasanya kita bicarakan. Jadi kao kita bicarakan prilaku pengendara motor, ya maksudnya statistik, bukan absolut. Nah yang kelihatan tiap hari itu statistik, mas, bukan mutlak.

  24. norman harsya permalink

    ah cape, jgn terlalu bnyk berteori, formasi gini, gitu, jalur virtual, berapa dB, terlalu ilmiah, semua gak ada gunanya di negeri ini, masyarakatnya o’on gak akan ngerti, yg gampang aja gak ngerti kayak sen, spion, jalur searah dan berlawanan, jln di kiri aja gak tahu, kapan giliran, lampu lalin, itu kan gampang tp gak pd ngerti, ada rambu, tanda, marka, semua gak paham, makanya cara berkendaraan mrp org bushman di film god must be crazy…. yg mrk tahu ngegas sedalam2nya, pokoknya maju, entar kalo nabrak salahin yg ditabrak knp gak ngehindar, bahkan kalo ada truk parkir mesin mati di pinggi jalan ditabrak aja salah yg ditabrak, tiang listrik dan pohon jg salah kalo mrk tabrak…. saking o’on-nya, parah selain o’on jg arogan selalu merasa benar meskipun ngawur se ngawur2nya…. ini potret msyarakat binaan dajjal dan hewan ternak-nya iblis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: