Skip to content

Brantaki Jakarta!

August 4, 2007
  1. Macetkan jalan protokol di hari Jumat Sore
  2. Sebar flyer kampanye sehingga mengotori jalan
  3. Jadi Gubernur!

:)

From → Humor, Jakarta

14 Comments
  1. wortel permalink

    kampanye “Benahi Jakarta” tapi kelakuan pendukungnya kayaknya gak ada niat bebenah

  2. agak susah tuh.. saya usul begini saja:

    1. Jadi Wakil Gubernur
    2. Korupsi (untuk sendiri, untuk bos, begitu terbukti korbankan bawahan)
    3. Kotor (budget kebersihan kota masuk kantong)
    4. Macet + Banjir (yg penting duit masuk dari ijin pembangunan gedung2)
    5. Salahguna (uang Pemda untuk curi start kampanye)
    6. Deal (janji bagi-bagi proyek lewat 20 partai)
    7. Diam (hindari wartawan, tidak usah jawab, tidak usah punya program)
    8. Jadi Gubernur! :)

  3. Untung skr lagi gak di Jakarta. Selamat pilkada aja dah :)

  4. feha permalink

    huahaha…..
    yah namanya juga kampanye…..selalu tak sejalan antara visi-misi dan kenyataan :D

  5. kampanye bikin rusuh.

  6. bakazero permalink

    wah, kampanye kok kayak gitu sih? sayang juga ya… kesempatan meningkatkan kredibilitas di mata masyarakat hilang deh… dan malah menurun ya?

  7. mas joe permalink

    wah. wah…
    iya yah…
    tapi suara rakyat jakarta,menentukan masa depan jakarta…
    memang jangan percaya ma janji..
    karena terbukti jarang ditepati…
    tapi realistis dalam memiih…aq pikir.. inisiatif membenahi lebih bail dari pada fakta yang membuktikan “jakarta untuk semua” sudah terbukti tidak jadi solusi… :) :)
    semoga jakarta menjadi negeri yang berkah

  8. Kalau dibenahi hanya untuk sendiri?

  9. dobelden permalink

    ayo kampanye lagi,…..

    khan mo ada pemilihan presiden blog :D:D

  10. Konsekuensi demokrasi kali mas…
    Abis secara politis rakyat kita kbanyakan memang belum cerdas.
    Liat aja tuh slogan pake mbanggakan KUMIS sgala. Emang dengan kumis orang itu menjadi bkualitas utk mmimpin Jakarta. Apalagi pake ngaku2 ahli segala dengan realita jakarta yg amburadul begini.
    Secara kasat mata politik memang mbosankan. Tapi biarkan rakyat kita mngalami proses blajar ini, dan tentu gak boleh lama2 dan pembodohan politik harus diatasi dengan pendidikan, praktek politik itu sendiri.

  11. Sebenarnya cukup menarik jg ketika saya mengetahui bahwa cagub ‘Ahli Kumis’ itu ternyata lulusan Teknik Arsitektur Perencanaan Kota dan Wilayah dari Jerman. Lebih menarik lagi, dengan peringkat Cum Laude. Ternyata slogannya ada dasarnya. ;)
    Referensi dari Harian Kompas

  12. lucunya waktu pawai kampanya yang bikin Jakarta macet Jumat sore kemarin, banyak sekali remaja (anak SMP dan SMA) bahkan anak SD yang ikut kampanye. Punya hak pilih saja tidak, tapi semangat keliling Jakarta tidak kalah sama yang tua-tua. Balita saja banyak yang diajak ibunya keliling Jakarta ikut pawai. Tidak hanya bikin Jakarta macet, di mana-mana Jakarta jadi kotor bekas minuman, selebaran, sampah lain-lain yang dibuang para peserta pawai kampanye. Saya juga menulis pengalaman macet kemarin Jumat di sini.

  13. Wandi permalink

    @ak
    Kayak debat nih…
    Kata spanduk2 : Ahlinya kemana azza… selama 5 tahun ini… kok kok kok
    Kita butuh pemimpin tegas, amanah dan terkendali oleh orang2 yg bersih, bukan ahli spesialis yg terpenjara di banyak teman2 nya…

    Debat ksiangan nih… boleh do…ng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: